Mencari Batas Tanah dirawa - LDII Merangin

Breaking

Senin, 18 Februari 2019

Mencari Batas Tanah dirawa




Meskipun semak belukar dirawa area ponpes Miftahul Huda terlihat sangat menyeramkan ternyata tidak menggetarkan warga yang ingin mencari batas tanah milik ponpes Miftahul Huda Desa Mentawak Kecamatan NaloTantan Kabupaten Merangin.

Rawa yang juga pernah menelan korban seorang santri beberapa tahun lalu ini kini sudah terlihat terang karena sabetan parang warga LDII wilayah ponpes Miftahul Huda dan sekitarnya pada minggu (17/02) lalu.

Sekitar 50 warga LDII dari berbagai kecamatan ikut terjun menumbangkan semak belukar yang hampir belum pernah terjamah oleh warga.

Seringnya kasus sengketa batas tanah  yang terjadi dimasyarakat membuat ketua LDII kabupaten Merangin H. Sofyan bertekad untuk memperjelas batas tanah milik yayasan ponpes Miftahul Huda agar kedepannya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Bukan tidak ada tantangan, rawa yang banyak dijumpai kayu berduri, lumpur yang dalam dan kabar dari warga sekitar tentang bintang buas yang menghuni rawa ini tidak mengurangi semangat warga yang sudah mempersiapkan peralatannya dari rumah masing-masing.

H. Abdul Basyir selaku pengasuh Ponpes Miftahul Huda mengatakan bahwa kedepannya lokasi ini akan dijadikan tempat cadangan air khususnya saat kemarau tiba.

1 komentar: