Batu Sungkai Merangin, Kayu Yang Membatu - LDII Merangin

Breaking

Jumat, 01 Februari 2019

Batu Sungkai Merangin, Kayu Yang Membatu



Batu Sungkai Merangin, Kayu Yang Membatu



Pemahaman akan batu  bernilai tinggi tampaknya masih rendah oleh sebagian masyarakat kabupaten Merangin Provinsi Jambi, hal ini terlihat dari  fosil kayu atau lebih di kenal dengan batu sungkai dijual bebas oleh masyarakat, bahkan fosil berusia jutaan tahun itu hanya dijual dengan harga yang sangat murah per kilogramnya. Fosil ini bahkan banyak dijadikan sebagai bahan membuat batu cincin, meja, kursi dan perhiasanlainnya.

Keberadaan fosil kayu atau yang lebih di kenal dengan batu sungkai di kabupaten Merangin, kini terancam punah, pasalnya setiap hari terus di ambil oleh warga untuk dijual sebagai penghasilan masyarakat. Fosil kayu bernilai tinggi ini, hanya di jual antara1000 hingga 3000 rupiah perkilo gramnya, padahal fosil ini seharusnya tidak bisa di nilai dengan rupiah kerena memiliki nilai keilmuan yang sangat tinggi kerena proses alaminya yang menjadikan kayu ini menjadi sebuah batu.

Sejak maraknya fenomena batu cincin beberapa waktu terakhir, di Kecamatan Pamenang Selatan, Bangko bahkan di kota Jambipun sangat mudah ditemukan berbagai jenis batu yang di jual di sepanjang sudut kota. Bahkan pemerintah provinsi Jambi pernah menggelar kontes batu cincin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar